Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Kisah Aneh di Sekolah

Kisah ini saya ambil dari kejadian nyata saya disekolah pembaca... , namun buat ceritanya saya bikin dramatis , aneh ! tokoh tokohnya adalah :
Pansil as Pensil kakak pertama
Pensol as Pensil kakak kedua
Pensal as Pensil kakak ketiga
Pensul as Pensil adik terakhir
Era as Penghapus

Posted in | Leave a comment

Semangat Besar Dalam Tubuh-Tubuh Kecil

Rafi' bin Khadij Radhiyallahu 'Anhu

      Biasanya, apabila Rasulullah memberangkatkan pasukan untuk berperang, beliau akan mengantar pasukan itu sampai keluar kota Madinah dan melepasnya dengan pelepasan terakhir. Sebelumnya beliau akan meneliti perlengkapan pasukan dan memperbaikinya jika ada yang kurang. Rasulullah juga akan memulangkan anak-anak yang ingin ikut berperang
      Demikian pula ketika perang Uhud, Rasulullah juga ikut menyertai peperangan. Sebelumnya, beliau telah mengembalikan anak-anak yang ingin ikut berperang diantaranya: Abdullah bin Umar, Zaid bin Tsabit, Usamah bin Zaid, Zaid bin Arqam, Barra bin 'Azib, Amr bin Hizam, Usaid bin Huzhair, Urabah bin Aus, Abu Sa'id Al-Khudri, Samurah bin Jundub dan Rafi' bin Khajid Radhiyallahu 'Anhum. Rata-rata mereka berusia antara 13-24 tahun. Tetapi anak-anak itu merasa kecewa karena tidak diizinkan untuk berperang. Ketika mereka disuruh kembali oleh Rasulullah, Khadij Radhiyallahu 'Anhu ayah dari Rafi bin Khadij mendatangi Rasulullah dan berkata, "Anakku ini pandai memanah." Karena semangatnya yang begitu tinggi untuk ikut berperang, maka Rafi' berjinjit agar terlihat dolebih tinggi. Akhirnya Rasulullah mengizinkannya untuk ikut berperang.

Posted in | Leave a comment

Harta Karun Adikku

Waktu adikku berumur 10 tahun , kami sekeluarga pernah dibuat geger olehnya. Dikemudian hari kami bisa tertawa bersama jika mengingat kejadian tersebut. Sejak masih kecil, adikku suka sekali makan. Makan apaaaa saja , terutama yang manis-manis. Dia bisa menghabiskan dua batang coklat setelah menghabiskan semangkuk es campur. Selang beberapa jam, kita bisa menemukannya sedang mengulum permen.
"Memangnya perutmu tidak sakit?" tanya nenek suatu hari. Adikku hanya menggelengkan kepalanya. Dia malah bertanya balik, "Nek , masih punya permen untukku?".

Posted in | Leave a comment

Sepotong Roti Terakhir

Disebuah desa hidup 2 orang yang bersahabat , mereka Mamat dan Usro. Mereka hidup dalam kemiskinan , orang tua mereka bekerja serabutan , tidak menentu penghasilannya. Pada suatu hari , Usro datang menghampiri Mamat

 "Mat , aku laper nih , di rumahmu ada makanan tidak?" tanya Usro.
"aduh , di rumahku juga tidak ada makanan sro" jawab Mamat. 
"kita cari makanan yuk?" ajak Mamat pada Usro.
 "ayo , tapi kemana?".
 "di deket rel kereta api ada sebuah gedung roti sro , 2 hari yang lalu baru ditutup , kita nyelinap aja , gimana?". 
"tapi bagaimana kalau kita tertangkap disana Mat?".
 "tak usah takut sro , aku akan menjagamu" kata Mamat.
 Akhirnya mereka berdua pergi ke sebeuah gedung kosong bekas pabrik roti. Disana , mereka bertemu dengan Roland , anak geng yang berkuasa di tempat tersebut.


Posted in | Leave a comment
The Best Traffic Exchange
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.