Review Pemain: Frank Lampard


Setelah awal musim sempat tampil kurang meyakinkan, Frank Lampard, seperti yang sudah ia sering lakukan di masa lalu, kembali ke bentuk permainan terbaiknya ketika timnya sangat membutuhkan dirinya.
Lampard bermain di empat laga awal Chelsea di musim lalu di bawah manajer Andre Villas-Boas, tapi setelah diganti di babak pertama ketika dikalahkan 1-3 oleh Manchester United dia perlahan-lahan mulai duduk di bangku cadangan. Lampard kembali menjadi starting line-up ketika melawan Bolton dan mencetak hat-trick pertamanya di musim 2011/12. 
 
Dia juga mencetak gol lewat titik putih ketika Chelsea mengalahkan Manchester City, Lampard juga mencetak gol penentu ke gawang Wolverhampton Wanderers di awal tahun baru. Tapi karena sang manajer jarang memainkannya, Lampard kesulitan bermain di bentuk terbaiknya. Puncaknya adalah ketika ia tak dimainkan di pertandingan melawan Napoli di Liga Champions, masa depannya di Chelsea mulai dipertanyakan.
 
Tapi, setelah kepergian Villas-Boas dan masuknya Roberto Di Matteo di awal maret, pelatih Italia tersebut dengan cepat memakai jasa Lampard kembali mengingat kemampuan dan pengalamannya sangat dibutuhkan Chelsea ketika tim ini sedang berjuang untuk kembali percaya diri.
 
Dan bermain sepakbola reguler jelas mengembalikan performanya. Ia mencetak penalti krusial di leg kedua melawan Napoli, dia juga mencetak tendangan bebas yang menakjubkan ketika Chelsea menang 5-1 atas Tottenham Hotspur di semi-final Piala FA. 
 
Tapi formasi 4-2-3-1 yang dibuat Di Matteo membuatnya bermain di luar posisinya, ia dharuskan lebih bertahan bersama John Mikel Obi, meski ia diberi leluasa untuk membantu penyerang ketika dibutuhkan.  
 
Lampard tak hanya mencetak gol, dia juga berperan penting dalam gol Didier Drogba di leg pertama Liga Champions melawan Barcelona. Dengan jeli Lampard mencuri bola dari Lionel Messi dan langsung mengumpan jauh ke arah Ramires yang membuat dengan leluasa memberikan umpan matang ke Drogba. Anda juga ingat ketika Lampard memberikan assist untuk gol Drogba dan gol kedua Chelsea di final Piala FA.
 
Absennya John Terry di final Liga Champions di Munich membuat menjadi kapten dan dia melaksanakan tugasnya dengan baik. Bersama Terry, Lampard ikut mengangkat trofi Liga Champions untuk mengakhiri musim yang luar biasa bagi dirinya dan Chelsea. 

Come on SuperLamps!
 
 
Penampilan: 38+11
Gol: 16
Assists: 11
Menit bermain: 3,745

Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Pengunjung yang bijak selalu meninggalkan komentar , jadi komentar ya !

Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.