Pelajaran dari kisah Amanda Todd

Yang belum tau Amanda Todd, ane kasian sama agan ketinggalan berita ni, dia Gadis 15 tahun dari Kanada yang dibully via dunia maya (cyber-bullying) via facebook. Tanggal 7 Sepetember lalu, ia sempat mengunggah video di youtube berdurasi 9 menit berjudul My Story, Struggling, Bullying, Suicide and Self Harm.Di video itu ia bercerita melalui tampilan-tampilan kartu dengan tulisan tangannya dan menceritakan kisahnya lewat kartu tersebut.





Kalo agan-agan males liat video (dengan alasan internet lemot, ane buatin ceritanya di bawah yang udah ane coba translate ke bahasa Indonesia

"Hello!
Saya memutuskan untuk menceritakan tentang kisah saya (never ending story).
Waktu kelas 7 saya dan teman-teman webcam-an, untuk bertemu dan berbicara dengan orang-orang baru.
Kemudian mereka memuji saya "cantik", "menakjubkan", "indah", "sempurna", dll ...
Kemudian mereka ingin foto (payudara) saya (flash: to expose an inappropriate part of one's body) ...
Jadi saya lakukan ...



1 tahun kemudian ....
Saya mendapat pesan di facebook dari seseorang...
Tidak tahu bagaimana dia mengenal saya ...
Dia bilang ...
jika saya tidak "show" ke kepadanya...
dia akan menyebarkan foto payudara saya...
Dia tahu alamat saya, sekolah, kerabat, teman, dan nama keluarga saya...

Saat Liburan Natal ...
Seseorang mengetuk pintu rumah saya pada jam 4 pagi ...
Ternyata itu polisi ...
Mereka bilang foto saya telah dikirim ke semua orang ...

Lalu saya jatuh sakit ...
Saya sangat cemas, depresi dan panik ...
Saya kemudian terjerumus ke obat-obatan (drugs) dan Alkohol ...
Kecemasan saya memburuk ...
tidak bisa hilang ...



Setahun berlalu...
Orang itu datang kembali dengan daftar teman-teman dan sekolah saya yang baru...
dia membuat halaman facebook (facebook page)...
Profile pic nya adalah payudara saya ...

Saya menangis setiap malam...
Saya kehilangan semua teman-teman saya dan saya merasa tidak lagi dihargai...
Tidak ada orang yang menyukai saya...
Memanggil nama saya ...
Saya selalu dinilai buruk...
Saya tidak akan pernah bisa mendapatkan Foto itu kembali...
Foto itu berada di luar sana selamanya ....

I started cutting ...
Saya berjanji pada diri sendiri tidak pernah lagi melakukannya ...
Saya tidak punya teman...
dan saya sendirian saat duduk saat makan siang...

Jadi saya pindah sekolah lagi ....
Semuanya terasa lebih baik...
meskipun saya masih duduk sendirian saat makan siang dan di perpustakaan sehari-hari...

Sebulan kemudian...
saya mulai berbicara dengan seorang pria
Setelah teks keempat dan ia mengatakan bahwa ...
Bahwa dia menyukai saya ...
led me on...



Dia sudah memiliki pacar...
kemudian dia berharap saya mendatanginya saat pacarnya berlibur...
Jadi saya melakukannya ...
Itu kesalahan besar ....
Saya "berhubungan" dengan dia ....
Saya pikir dia menyukai saya ....


1 minggu kemudian saya mendapatkan pesan "keluar dari sekolahmu".
laki-laki itu dan pacarnya bersama 15 orang lainnya mendatangi saya...
Perempuan itu dan kedua temannya mengatakan "Coba lihat orang disekitar kamu, tidak ada yang menyukai kamu" dihadapan 1501 orang disekolah baru saya...
Kemudian seorang pria berteriak "Pukul saja dia..." kemudian perempuan itu memukul saya...
Dia menjatuhkan saya ke tanah sambil beberapa kali memukul saya...
Anak-anak kecil mem-filmkan kejadian itu...
Saya tergeletak sendirian dan ditinggalkan di tanah...



Saya merasa seperti lelucon di dunia ini....
Saya pikir tidak ada yang layak diperlakukan seperti ini :/
saya sendirian ..

Saya berbohong dan mengatakan bahwa semua adalah kesalahan saya dan ide saya...
Saya tidak ingin dia terluka, saya pikir dia benar-benar menyukai saya, tapi dia hanya ingin seks ...
Seseorang berteriak "sudah cukup pukulannya"...
Seorang Guru berlari tetapi kemudian pergi dan meninggalkan saya ...
Kemudian ayah menemukan saya...



Saya ingin sekali mati ...
ketika ayah membawa saya pulang...
saya minum pemutih (clorox)...
Clorox akan membunuh saya dari dalam dan saya pikir saya akan benar-benar mati...
Mobil ambulan datang membawa saya ke rumah sakit dan mengeluarkan racun dari tubuh saya.

Setelah saya sampai di rumah...
Saya melihat di facebook ...
she deserved it. did you wash the mud out of your hair? I hope she’s dead
Tidak ada yang peduli ...



Saya pindah ke kota lain bersama ibu saya.
Sekolah lain ...
saya tidak mau menambah beban karena saya ingin move on...
6 bulan telah berlalu ...
orang-orang posting gambar pantai, clorex dan kotoran, dan di tag ke saya ...
(I was doing alot better too… Then said… She should try a different bleach; pada gambar)
"saya berharap dia meninggal saat ini tidak begitu bodoh" Mereka bilang "saya berharap setelah dia melihat foto ini dia akan membunuh dirinya sendiri .."


foto yang mengolok Amanda
Mengapa saya diperlakukan seperti ini?
Saya kacau tapi mengapa masalah tetap ikuti saya...
padahal Saya sudah meninggalkan kota itu ...

Saya menangis terus menerus sekarang ...
setiap hari saya berpikir "why am i still here? "
Kecemasan saya adalah semakin parah sekarang ...
tidak pernah bisa pergi liburan musim panas untuk keluar dari masa lalu saya ..
hidup saya tidak pernah membaik ..
tidak bisa pergi ke sekolah atau bertemu dengan orang-orang



Saya benar-benar depresi.
Saya mengkonsumsi obat anti depresi deppresants anti sekarang dan Konseling dari bulan lalu
musim panas ini saya overdosis ...
Saya dirawat di rumah sakit selama 2 hari ..
Saya terjebak ...
whats left of me now… nothing stops
Saya tidak punya siapa-siapa...
Saya membutuhkan seseorang

Nama saya Amanda Todd




Amanda akhirnya ditemukan tewas pada tanggal 10 Oktober 2012 di Port Coquitlam, Kanada. Polisi tidak merilisi penyebab kematiannya, tapi pihak rumah sakit mengatakan jika kematian Amanda menunjukan indikasi bunuh diri.

Saya dapet thread ini dari KASKUS : ini threadnya ---> Click

Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

2 Responses to Pelajaran dari kisah Amanda Todd

  1. Yup, terkadang seseorang membutuhkan simpati dan empati dari orang lain. Dan seharusnya keluarga terdekatnya lah yang seharusnya menyadarinya. Berilah kasih sayang kita (minimal ke keluarga) agar mereka tidak pernah merasa kesepian di dunia yang fana ini

    BalasHapus
  2. Saya kasihan sekali sama dia. Saya lihat videonya baru kemarin, gak tau kenapa lagi pengen tau tentang ''bully'', ternyata ketemu sama artikel tentang Amanda ini yang telah bunuh diri. Benar-benar buruk ya, saya pikir hidupnya lebih baik, ternyata bisa jadi lebih buruk. Semoga aja arwahnya di terima sama TUHAN Yang Maha Esa, Amin.

    Add My FB : Jenica Patricia Sweet ^^

    Thank you*

    BalasHapus

Pengunjung yang bijak selalu meninggalkan komentar , jadi komentar ya !

Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.