Reaksi Di Matteo : Kami Kelelahan

 

Roberto 
Di Matteo merasa anak-anak asuhnya harus bermain dengan rasa letih di tubuh mereka ketika mengalami kekalahan atas Newcastle pada Rabu malam kemarin.


Pertandingan tersebut merupakan pertandingan keenam dalam dua setengah pekan terakhir, dan energi tim ini telah terkuras akibat laga melawan Barcelona di Liga Champions dan kemenangan besar melawan QPR pada akhir pekan kemarin.

Dua gol Papiss Cisse benar-benar menghancurkan Chelsea di Stamford Bridge. Chelsea gagal menciptakan cukup peluang ke gawang tim tamu yang memang memiliki pertahanan yang terorganisir dengan rapi, plus dengan lini depan mereka yang sedang dalam performa bagusnya di musim ini.

"Di babak pertama, kami tidak bisa meningkatkan tempo kami ketika kami perlu mendominasi pertandingan," ujar Di Matteo. "Babak kedua segalanya berlangsung lebih baik, kami menekan Newcastle ke daerah mereka sendiri dan menciptakan beberapa peluang, termasuk satu peluang yang berhasil disapu sebelum bola melewati garis gawang tetapi Newcastle memang bermain bagus malam ini. Mereka bertahan dengan baik dan mencetak dua gol."

"Kami menekan para pemain mereka dengan amat keras dan mereka berhasil merespon dengan sangat baik. Malam ini kami harus memuji Newcastle, mereka bermain baik melawan kami."

Di tengah jadwal yang ekstra padat seperti saat ini, Di Matteo pun terpaksa harus melakukan enam penggantian pada barisan pemain starter yang sebelumnya tampil di laga melawan QPR.

"Saya memilih tim terkuat untuk memenangkan pertandingan. Ini merupakan pertandingan keenam kami dalam 17 hari. Kami tidak bisa meminta 10 pemain untuk terus-terusan bermain, tidak bisa seperti itu," katanya.

"Kami memiliki skuad yang bagus. Mereka telah berjuang sekuat tenaga, mereka telah berusaha dan kami telah meminta mereka untuk terus menekan dan menekan. Kami akan berkumpul kembali, membawa mereka dan kami masih memiliki pertandingan yang besar pada Sabtu nanti, kami harus tampil lagi. Kami menantikan Final Piala FA, ini merupakan acara yang besar."

Kekalahan atas Newcastle ini membuat Chelsea tertinggal di peringkat keenam klasemen sementara, dan sang pelatih sementara ini mengaku mengejar posisi keempat kini akan amat sulit.

"Sekarang semuanya akan sulit bagi kami, kami benar-benar tertingga," katanya. "Musim ini sudah terbukti sulit tetapi kami akan tetap menekan mereka dan kami tidak akan menyerah."

Chelsea kini hanya memiliki waktu dua hari sebelum laga hari Sabtu melawan Liverpool, dan Di Matteo pun mengakui bahwa ia ragu apakah bisa memainkan Gary Cahill dan David Luiz yang masih belum bugar. Ia mengatakan, "kita akan lihat bagaimana kemajuan kondisi mereka dalam dua hari kedepan."

Segalanya mungkin akan lebih jelas dalam dua hari kedepan, ketika Di Matteo dan stafnya akan bekerja keras untuk mempersiapkan para pemainnya agar mereka siap untuk menghadapi pertandingan besar lainnya.


Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Pengunjung yang bijak selalu meninggalkan komentar , jadi komentar ya !

Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.